28.1.10

perkenalan


Haii.. ini adalah blog kedua saya setelah yang pertama (tentu saja!) jarang saya gunakan. Ingin menuangkan apa yang saya rasakan atau jika boleh, saya ingin berbagi kisah. Harapan saya ga muluk-muluk. Bisa menulis saja sudah Alhamdulillah. Saya menyebut blog ini sebagai "ruang", karena dapat diartikan secara luas dan bebas. Terserah aja deh.

"Bukannya aku mau menggurui, aku hanya ingin berbagi, ilmu yang aku dapat tidak akan aku bawa mati, biar semua orang bisa menikmati, kita boleh saja pintar, akan tetapi kita harus mengerti." (H. Soewarno Daroprajitno)

10 komentar:

  1. numpang mampir dan meninggalkan jejak

    agungsmail

    BalasHapus
  2. mangga mangga..
    diltakudilkudil terima jejaknya..
    :)

    BalasHapus
  3. mampir lagi dan menebarkan kegombalannya....

    "berat hatiku untuk meninggalkan ruang kisahmu!"

    "berat jemariku tuk meninggalkan keyboard dan mengetikkan kata-kata di komentar mu"

    "sungguh... sungguh berat rasa ini"

    "walau hanya sekejap mengedipkan mata dan memalingkan pandanganku pada setiap bait kata yang kau tulis"

    "berat memang berat...."

    "ah seandainya saja... aku tidak harus menarik becak, pastinya ini terasa ringan sekali. mengayuh sambil menulis komentar di blog mu"

    BalasHapus
  4. lain kali bacanya jangan sambil narik becak.. pantes aja beurat.. heuheu..

    BalasHapus
  5. mampir kembali

    malam ini aku datang kembali. dengan jemari yang hendak menari. merangkai kata yang kukirim untukmu.


    aku telah lelah, menjadi tukang becak. berkayuh setiap hari dan pergi jauh darimu.

    aku lelah berkayuh, aku lelah berpaling, ijinkan aku tuk pergi ke pasar, memanggul rasa yang tak tertahankan lagi.

    ijinkan aku pergi menemui dan membawamu ke tempat dimana adam dan hawa pernah lalui. tempat terindah yang belum pernah kau lihat (sebelumnya)

    dan bila kita telah sampai, janganlah kau tolak...

    janganlah kau tolak ongkos panggulnya.

    Rp 5000 neng!!

    BalasHapus
  6. yeuh ! (sambil memberikan selembar uang 5000an)

    BalasHapus
  7. pagi itu aku terbangun...

    dengan air mata yang tiba-tiba terurai..

    teringat sesuatu, wajahmu di minggu pagi

    wajahmu memang sulit kulupakan...

    karena..

    kau..

    memberikan Imam Bonjol dengan Sorban Sobek.

    BalasHapus
  8. hahahhaahaaa
    *jadi tertarik baca komennya daripada baca blognya :D

    BalasHapus
  9. blog aku jadi menarik emang gara-gara komentar-komentarnya Kak Ung :)

    terima kasih Kak Ung sudah mai setia mampir....

    BalasHapus
  10. sore itu, turaes memanggil.
    menyerukan tentang hari baru, dunia baru.. emosi baru..

    bersama mereka bersenandung
    melupakan kisah sedih yang telah lalu
    melupakan tetesan air yang kerap mengalir di antara dua pipi.

    mereka bernyanyi dengan hati
    mereka bernyanyi dengan rasa

    ini hati, ini rasa
    ini bukan duka, bukan pula lara

    hari baru adalah pertanda
    pertanda dunia tentang kisah tukang becak dan tukang panggul

    kini mereka berganti peran, menikmati setiap beban
    kini mereka berganti cerita, menikmati setiap tanya

    mending jadi tukang becak?
    atau jadi tukang panggul?

    BalasHapus